Makna Cinta

September 24th, 2008 by irma-damayanti

Kenapa kita menutup mata,
Ketika kita tidur?
Ketika kita menangis?
Ketika kita membayangkan?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT…
Kita semua agak aneh… dan hidup sendiri juga agak aneh…
Dan ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita..
Kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA..
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan..
Orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan…Tapi ingatlah… melepaskan BUKAN akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan baru..
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari… dan mereka yang telah mencoba.. Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.
CINTA yang AGUNG?
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum
sambil berkata: “Aku turut berbahagia untukmu”
Apabila cinta tidak berhasil…
BEBASKAN dirimu…
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI..
Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
Tapi..ketika cinta itu mati.. kamu TIDAK perlu mati bersamanya…
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang..
MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh.
Entah bagaimana…dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar tentang dirimu sendiri..
dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada.
HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kau buat.
TEMAN SEJATI…Mengerti ketika kamu berkata ‘Aku lupa..’
Menunggu selamanya ketika kamu berkata’Tunggu sebentar’
Tetap tinggal ketika kamu berkata: “Tinggalkan aku sendiri”
Membuka pintu meski kamu BELUM mengetuk dan berkata: “Bolehkah saya masuk?”
MENCINTAI…
BUKANlah bagaimana kamu melupakan..melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN..
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan.. melainkan bagaimana kamu MENGERTI..
BUKANlah apa yang kamu lihat..melainkan apa yang kamu RASAKAN..
BUKANlah bagaimana kamu melepaskan..melainkan bagaimana kamu BERTAHAN..
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati… dibandingkan menangis tersedu2..
Air mata yang keluar dapat dihapus.. sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang..
Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang..
Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah,
kamu TETAP MENANG hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang..
LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri..
Akan tiba saatnya di mana kamu harus berhenti mencintai seseorang.
BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita,
MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.
Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia..
jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar-benar mencintai MELAINKAN BERJUANGLAH demi cintamu.
Itulah CINTA SEJATI.
Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan DARIPADA berjalan bersama orang
‘yang tersedia’
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai DARIPADA orang yang berada di sekelilingmu
Lebih baik menunggu orang yang tepat karena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang hanya dengan ’seseorang’
Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu dan kadang kala, teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari.
And now find Ur Love …

–Ini pendapat Aziz–

(Udah jadi Bapak ya?)

Berbahagia Separuh Dunia

September 23rd, 2008 by irma-damayanti

Untuk yang tau maksudku silakan :)

Empat belas bulan yang lalu topik ini pernah dibahas rame-rame.

Waktu itu, yang disudutkan adalah seseorang diantara yang hadir.

Hari ini, aku ingat ketika yang disudutkan pada waktu itu berkata, “Lho yang ngomong aja juga dalam kondisi yang sama.”

Hari ini ada rasa ganjil karena ternyata kondisiku belum berubah :)

Siapa yang tidak ingin berbahagia separuh dunia?

Khusus buat Ameli, air mataku nantinya adalah suatu wujud perasaanku, tapi aku akan ikut berbahagia lho. Jadi, jangan cuma senyum aja!

Story of Love Message

February 14th, 2008 by irma-damayanti

Lelaki tua menjelang 80-an itu menatap istrinya. Lekat-lekat. Nanar. Gadis itu masih terlalu belia.

Baru saja mekar. Ini bukan persekutuan yang mudah. Tapi ia sudah
memutuskan untuk mencintainya. Sebentar. kemudian ia pun berkata, “Kamu
kaget melihat semua ubanku? Percayalah! Hanya kebaikan yang kamu temui
di sini”. Itulah kalimat pertama Utsman bin Affan ketika menyambut
istri terakhirnya dari Syam, Naila. Selanjutnya adalah bukti. Sebab
cinta adalah kata lain dari memberi. Sebab memberi adalah pekerjaan.
Sebab pekerjaan cinta dalam siklus memperhatikan, menumbuhkan, merawat
dan melindungi itu berat. Sebab pekerjaan berat itu harus ditunaikan
dalam waktu lama. Sebab pekerjaan berat dalam waktu lama begitu hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang memiliki kepribadian kuat dan tangguh.

Maka setiap orang hendaklah berhati-hati saat ia mengatakan, “Aku
mencintaimu” . Kepada siapapun! Sebab itu adalah keputusan besar. Ada taruhan kepribadian di situ.

Aku mencintaimu, adalah ungkapan lain dari Aku ingin memberimu
sesuatu . Yang terakhir ini juga adalah ungkapan lain dari, “Aku akan
memperhatikan dirimu dan semua situasimu untuk mengetahui apa yang kamu
butuhkan untuk tumbuh menjadi lebih baik dan bahagia.”

“Aku akan bekerja keras untuk memfasilitasi dirimu agar bisa tumbuh semaksimal mungkin.”

“Aku akan merawat dengan segenap kasih sayangku proses pertumbuhan dirimu melalui kebajikan harian yang akan kulakukan padamu .”

“Aku juga akan melindungi dirimu dari segala sesuatu yang dapat merusak dirimu..”

Dan proses pertumbuhan itu taruhannya adalah kepercayaan orang yang kita cintai terhadap integritas kepribadian kita.

Sekali kamu mengatakan kepada seseorang, “Aku mencintaimu”, kamu
harus membuktikan ucapan itu. Itu deklarasi jiwa bukan saja tentang
rasa suka dan ketertarikan, tapi terutama tentang kesiapan dan
kemampuan memberi, kesiapan dan kemampuan berkorban, kesiapan dan
kemampuan pekerjaan-pekerjaan cinta: memperhatikan,
menumbuhkan, merawat dan melindungi. Ini yang menjelaskan mengapa cinta
yang terasa begitu panas membara di awal hubungan lantas jadi redup dan
padam pada tahun kedua, ketiga, keempat dan seterusnya. Dan tiba-tiba
saja perkawinan bubar, persahabatan berakhir, keluarga berantakan, atau
pemimpin jatuh. Jalan hidup kita biasanya tidak linear. Tidak juga
seterusnya pendakian. Atau penurunan. Karena itu, konteks di mana
pekerjaan-pekerjaan cinta dilakukan tidak selalu kondusif secara
emosional.

Tapi disitulah tantangannya: membuktikan ketulusan di tengah
situasi-situasi yang sulit. Di situ konsistensi teruji. Di situ juga
integritas terbukti. Sebab mereka yang bisa mengejawantahkan cinta di
tengah situasi yang sulit, jauh lebih bisa membuktikannya dalam waktu
yang longgar. Mereka yang dicintai dengan cara begitu, biasanya
mengatakan bahwa hati dan jiwanya penuh seluruh. Bahagia
sebahagia-bahagianya. Puas sepuas-puasnya. Sampai tak ada tempat bagi
yang lain. Bahkan setelah sang pencinta mati.

Begitulah Naila. Utsman telah memenuhi seluruh jiwanya dengan cinta. Maka ia memutuskan untuk tidak menikah lagi setelah suaminya terbunuh. Ia bahkan merusak wajahnya untuk menolak
semua pelamarnya. Tak ada yang dapat mencintai sehebat lelaki tua itu.

by : M. Anis Matta

Dosa yang lebih hebat daripada berzina

February 14th, 2008 by irma-damayanti

Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan
terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam
duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa
rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang
ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang
tengah meruyak hidupnya. Iamelangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah
Nabi Musa a.s.

Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah ucapan
dari dalam "Silakan masuk". Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk
sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala ia berkata,
"Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, Doakan saya agar Tuhan berkenan
mengampuni dosa keji saya." "Apakah dosamu wahai wanita ayu?"
tanya Nabi Musa as terkejut. "Saya takut mengatakannya. " jawab
wanita cantik. "Katakanlah jangan ragu-ragu!" desak Nabi Musa. Maka
perempuan itupun terpatah bercerita, "Saya ……telah berzina."
Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak.

Perempuan itu meneruskan, "Dari perzinaan itu saya pun……lantas hamil.
Setelah anak itu lahir, langsung saya……. cekik lehernya sampai……
tewas", ucap wanita itu seraya menagis sejadi-jadinya. Nabi Musa as
berapi-api matanya. Dengan muka berang ia menghardik," Perempuan bejat,
enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena
perbuatanmu. Pergi!"…teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata karena
jijik.

Perempuan berewajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh
segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk ke luar dari dalam rumah
Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak
mengadu. Bahkan ia tak tahu mau di bawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang
Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya?
Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. Ia tidak
tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang
Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, "Mengapa engkau menolak seorang wanita
yang hendak bertobat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar
daripadanya? " Nabi Musa terperanjat. "Dosa
apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?"

Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril.

"Betulkah ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista
itu?" "Ada!" jawab Jibril dengan tegas. "Dosa apakah
itu?" tanya Musa kian penasaran. "Orang yang
meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih
besar dari pada seribu kali berzina."
Mendengar penjelasan ini Nabi
Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia
mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk
perempuan tersebut.



Nabi Musa menyadari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan
tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu
tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Berarti ia seakan-akan menganggap
remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk
mengatur dan memerintah hamba-Nya. Sedang orang yang bertobat dan menyesali
dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman didadanya dan yakin
bahwa Allah itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan
pasti mau menerima kedatangannya.

Dikutip dari buku 30 kisah teladan - KH > Abdurrahman Arroisy

Dalam hadist Nabi SAW
disebutkan : Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding
dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur’an, membunuh 70 nabi dan bersetubuh
dengan ibunya di dalam Ka’bah.

Dalam hadist yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan sholat sehingga
terlewat waktu, kemudian ia meng-qadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka
selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri
dari 360 hari, sedangkan satu hari di akherat perbandingannya adalah seribu
tahun di dunia.

 

Demikianlah kisah Nabi Musa
dan wanita pezina dan dua hadist Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi
kita dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban sholat dengan istiqomah.

Blog-ku

January 25th, 2008 by irma-damayanti

http://aidafa.wordpress.com/

SDKI

October 20th, 2007 by irma-damayanti

Surveinya kelar sebelum Ramadhan 1428 H, Alhamdulillah.
Tapi, nulisnya baru sekarang. Better late than never!

I’m going to miss this survey. I don’t know will I still alive in the next several years when the survey will be held.
I’m going to miss the questions cause I can’t find such question like on SDKI questionaire.
I’m going to miss the TEAM, the whole TEAM. All the team’s member becoming family for me.
I’m going to miss rural area where we (me and my teammate) couldn’t find clean water, electricity, GSM or CDMA networks.
Thank you for everyone who make me involve in this survey,
Thank you for everyone who had been bothered by me,
Thank you Allah for everything!
Alhamdulillah…

PEREMPUAN (khususnya untuk para lelaki)

September 21st, 2007 by irma-damayanti

Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi.

Dialah penolongmu yang sepadan, bukan sparing partner yang sepadan.
Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu. Tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu. Dialah yang akan menutupi kekuranganmu.

Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele…hingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu. Dialah yang akan menyelesaikan bagiannya…sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu… kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.

Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan.
Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.

Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki… tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya, karena ia ada untuk dilindungi…. tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.

Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki. Tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya… Kata-kata yang lembut… Ungkapan-ungkapan sayang yang sepele… Namun baginya sangat berarti… membuatnya aman di dekatmu….

Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes. Sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang… Seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.

Ia lembut bukan untuk diinjak. Rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya…. Tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki……Itu akan menyita seluruh hidupnya……….

Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki. Karena perempuan adalah bagian dari laki-laki… Apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu. Keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana…. karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga… Karena kau dan dia adalah satu…. Dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.

—— Disadur dari situsnya Dudung Abdussomad Toha —–

Dikutip dari  http://iqbalir.blogspot.com/

Doa Bagi yang Sedang Bimbang

September 16th, 2007 by irma-damayanti

Ya Allah…
Seandainya telah Engkau catatkan
Dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah… ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
ke tepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi ya Allah…
Seandainya telah Engkau takdirkan…
…Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada di sisiku

Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti…
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa
Bersama dengannya

dan ya Allah yang tercinta…
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya…

Ya Allah ya Tuhanku…
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah…
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang dhaif ini

—————————————-
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
di dunia ini maupun di akhirat
—————————————-

Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
ke jalan yang Engkau ridhai
dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh

Amin… Ya Rabbal ‘Alamin

SDKI, Survei Elit

September 16th, 2007 by irma-damayanti

Alhamdulillah aku dapet kesempatan ikut SDKI (Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia). Survei yang memberi pengalaman berbeda.

Survei ini menyita perhatian dan tenaga yang kumiliki. Perhatian tersita untuk pertanyaan-pertanyaan yang personal banget. Tenaga tersita untuk perjalanan darat, air, dan udara yang dilalui dalam rangkaian SDKI, mulai dari pelatihan, pencacahan sampai pengumpulan dokumen. Kebetulan timku dapet wilayah yang menantang dan eksotis.

Kacamataku

Waktu ngeliat kacamataku yang bisa dipegang satu di tangan kanan dan satu di tangan kiri, orang-orang tertawa dan ada yang bilang, it’s your sacrifice!

Hiks… hiks…

I almost can’t see anything when I do not wear glasses.

Obat

Saat masalah melanda, saat hati galau, saat air mata sering mengalir aku meminta obat pada Allah SWT. Dan Allah SWT mengabulkan doaku melalui kelelahan teramat sangat, melalui tersitanya perhatian dan emosi ketika menghadapi responden yang ternyata tidak sesuai dengan harapanku.

Semoga selesai sebelum Ramadhan

Timku mendapat tanggung jawab 16 blok sensus. Sampai 8 September ini masih tersisa 1 blok sensus yang lokasinya sulit dijangkau dan akan menghabiskan biaya transportasi yang over budget.

Rencananya Senin, 10 September kami berangkat lagi. Semoga bisa selesai sebelum Ramadhan.

Motto Hidup Mereka

September 16th, 2007 by irma-damayanti
  • Jangan bangga pada kemampuan terbang siang, tapi bertanyalah pada kunang-kunang
    bagaimana ia menyinari malam
    {Mbak Lilis}
  • To get there we must together
    {Mas Ari / Buhari Muslim}
  • To be "A"
    {Mas Jaya / Brata Sanjaya}
  • Be kaffah
    {Yuk Danna / Dana Megayani}